Bisakah Zuckerberg menjadi CEO Facebook?

Rencana Facebook untuk melantai di bursa Nasdaq Mei nanti meninggalkan pertanyaan besar untuk pimpinan Facebook saat ini, Mark Zuckerberg. Dengan umur yang sangat belia, pria 27 tahun ini apakah bisa menangani perusahaan yang akan mempekerjakan sekitar 3.000 orang dengan valuasi perusahaan USD 100 miliar?
Bisakah Zuckerberg menjadi CEO Facebook?
Menurut analisis yang dilansir dari Fox Business, dengan gaya pengelolaan Zuckerberg, terlebih pada langkah yang telah dia ambil untuk mengakuisisi instagram sebesar USD 1 miliar, dia setidaknya telah menunjukkan kepedulian yang minim terhadap langkah bisnis konvensional.
Namun, sebenarnya masih bisa dimengerti jika pria yang akan berulang tahun 14 Mei ini butuh waktu untuk belajar agar menyesuaikan diri sebagai CEO perusahaan terbuka.
"Dia itu hanya anak-anak. Kebanyakan orang pada umur sekitar itu tidak terlalu banyak diharapkan untuk mengerti bagaimana mengelola perusahaan yang baik," ujar Roger Kay, dirut Endpoint Technologies.
"Mencoba untuk membuat dia menjadi seorang eksekutif perusahaan dalam semalam adalah tidak realistis. Dia itu hanya anak-anak yang pintar dan mempunyai bakat dan juga beruntung. Tapi dia bukan eksekutif perusahaan," imbuh Roger.
Pertanyaan mengenai mampu atau tidaknya Zuckeberg berawal dari pengumuman pembelian instagram sebesar USD 1 miliar oleh pria pemilik 28 saham Facebook ini. Dia waktu itu hanya memberikan sekilas info soal rencana ini kepada jajaran direksinya.
Zuckerberg, seperti yang dimuat dalam The Wall Street Journal, tidak mendiskusikan dan memberi tahu keputusan besar tersebut kepada jajaran direksinya. Sementara 'jajaran direksi' yang ada pada perjanjian tersebut hanya bersifat simbolik.
Langkah itu, jelas bukan termasuk standar prosedur pengoperasian pada sebagian besar perusahaan yang masuk dalam indeks S&P 500.
"Dewan direksi disitu adalah sebagai bantalan antara investor dan pihak manajemen. Dewan direksi seharusnya memberikan cap persetujuan untuk keputusan strategi utama dan memberikan investor penjaminan yang lebih besar," ujar Jeffrey Cohn yang merupakan penasehat CEO.
Namun di sisi lain, cara Zuckerberg dalam memimpin Facebook ini bisa dimaklumi. "Dia adalah seorang yang memulai usaha wiraswastanya yang tidak memikirkan soal keuntungan dan pemegang sahamnya. Dia berpikir untuk inovasi selanjutnya yang bisa membuat produknya kembali memanas," ujar David Becher, Profesor bidang keuangan di Drexel University.
Namun, masalahnya adalah sebentar lagi Facebook akan menjadi perusahaan publik di bawah pemegang saham yang banyak, analis dan tentu saja media keuangan.
Artinya, akan banyak peraturan yang akan terlibat, pertemuan antara pemegang saham dan pertemuan dengan analis dalam hidup Zuckerberg. Pastinya tidak semua kegiatan itu menyenangkan.
Meskipun valuasi Facebook telah turun, namun pada awalnya 'harga' Facebook diperkirakan lebih besar dari Groupon, Zynga, LinkedIn dan Twitter bila semuanya digabungkan.
Bisakah pria jebolan Harvard ini menjadi andalan para pemegang saham untuk menambah asetnya? [rin]

Share on :
Judul: Bisakah Zuckerberg menjadi CEO Facebook?
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Sdx_Online

by www.berabe.net
ads

Ditulis Oleh : Sdx_Online Hari: Rabu, April 25, 2012 Kategori:

 

Info Teknologi

Info Berbisnis Online

Info Harga Spesifikasi Gadget